Kepopuleran Bukan Jaminan, Inilah Deretan Bisnis Kuliner Artis yang Gulung Tikar

Kepopuleran Bukan Jaminan, Inilah Deretan Bisnis Kuliner Artis yang Gulung Tikar

Beberapa tahun belakangan ini memang banyak sekali artis ibukota yang beralih profesi sebagai politikus. Selain itu tidak sedikit juga mereka yang terjun dalam dunia bisnis, salah satu yang banyak dilakukan adalah bisnis kuliner atau makanan. Seperti layaknya aji mumpung memanfaatkan kepopuleran mereka untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Bukan hanya satu dua artis saja tetapi banyak sekali baik itu remaja sampai dengan dewasa. Mulai dari makanan ringan, jenis camilan sampai dengan berbagai jenis makanan khas berbagai negara.

 Kepopuleran Bukan Jaminan, Inilah Deretan Bisnis Kuliner Artis yang Gulung Tikar

Makan merupakan salah satu kebutuhan pokok setiap orang yang tentu tidak bisa digantikan dengan lainnya. Hal itu pula yang mungkin membuat para artis akhirnya memilih mengambil bisnis dalam bidang kuliner di beberapa tempat Jakarta. Namun sayangnya rencana mendapatkan kesuksesan bisnis ternyata tidak didapatkan oleh semua artis yang memulai. Bahkan ada beberapa dari mereka yang stag ditengah jalan karena kurang professional dalam jenis makanan, pelayanan ataupun masalah lainnya. Bisa dikatakan kepopuleran saja bukanlah menjadi jaminan. Inilah beberapa tempat makan artis yang gulung tikar dengan berbagai masalah yaitu: 

  • Rio Dewanto.

Siapa yang tidak mengenal Rio Dewanto yang menjadi pemain keren dalam film filosofi kopi. Karena itulah mungkin Rio memutuskan untuk mengambil bisnis dalam bidang kuliner kopi beberapa waktu yang lalu. Untuk memberikan kepuasan kepada para penikmat kopi Rio menciptakan 2 tempat sekaligus di Jakarta. Tetapi karena dinilai cukup sepi akhirnya pada tahun 2015 yang lalu ditutup salah satunya. Kemudian Rio memulai kembali dengan konsep yang baru pada awal tahun ini.

  • Mike luwis.

Duda keren dari Tamara ini memang sempat membuka usaha bisnis kuliner beberapa tahun yang lalu. Restoran yang dibuat dengan konsep mewah tersebut dibangun dilokasi Jakarta selatan. Karena penilaian yang kurang memuaskan restoran tersebut mempunyai pamor yang semakin menurun tetapi akhirnya ditutup secara permanen.

  • Marcel dan Mischa.

Pria kembar dari keluarga Chandrawinata tersebut memang sempat melakukan usaha bersama dengan membuka resto didaerah SCBD. Jika dilihat dari konsepnya memang tempat makan miliki saudara kembar tersebut tergolong sangat mewah sekali, interior maupun eksterior. Tetapi beberapa tahun yang lalu terdengar kabar jika tempat makan si kembar tersebut sudah ditutup secara permanen.

Diatas merupakan beberapa contoh nyata dari para artis yang memulai peruntungannya dalam dunia bisnis makanan. Pada dasarnya semua bisnis kuliner itu tidak hanya mengandalkan kepopuleran seseorang saja karena banyak sekali hal yang perlu diperhatikan. Yang menjadi hal utama sudah tentu kualitas dari makanan. Jika orang sudah merasakan kenyamanan dan kepuasan dalam sajian yang diberikan bukan tidak mungkin akan bertahan lama, sekalipun itu merupakan tempat makan dari orang yang tidak terkenal.

Be the first to comment on "Kepopuleran Bukan Jaminan, Inilah Deretan Bisnis Kuliner Artis yang Gulung Tikar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*