Memulai Bisnis Kreatif dengan Barang Bekas

Ada dua permasalahan yang hingga saat ini masih menjadi kendala bagi pemerintah Indonesia, yaitu masalah pengangguran dan masalah sampah. Oleh karena itu, untuk menyikapi kondisi ini, ada yang bisa dilakukan, yaitu dengan memulai bisnis kreatif menggunakan barang bekas.

Dengan membuka bisnis sendiri, selain bisa menambah pemasukan untuk diri sendiri juga bisa mengurangi pengangguran di lingkungan sekitar. Dan kenapa menggunakan barang bekas, selain modalnya murah atau bahkan gratis, juga bisa mengurangi sampah yang ada.

Lalu jenis bisnis seperti apa yang bisa dilakukan? Salah satunya dengan mendaur ulang kaleng-kaleng bekas yang sudah tidak terpakai, bisa dengan kaleng bekas biskuit, kaleng bekas susu, atau kaleng bekas cat. Kaleng-kaleng bekas tersebut bisa diubah sedemikian rupa hingga menjadi produk baru yang layak pakai serta layak jual. Bisa diubah menjadi celengan kaleng, tempat pensil, kotak tisu, ember, tempat sampah, dan masih banyak lagi.

Untuk permulaan, bisa dengan modal sedikit dengan membeli cat saja, sedangkan untuk kalengnya bisa menggunakan kaleng-kaleng bekas yang ada di rumah, atau bisa juga meminta kaleng bekas tak terpakai yang dimiliki oleh saudara maupun tetangga. Kemudian, warnai ulang kaleng-kaleng tersebut dengan cat acrylic lalu lukis dengan beraneka ragam motif. Misalnya gambar-gambar yang disukai anak-anak seperti binatang, animasi jepang, kartun disney, dan masih banyak lainnya.

Baca Juga: Rumus-rumus Dasar Wirausaha Sukses

Lalu bagaimana jika tidak memiliki kemampuan gambar? Tidak perlu pusing, yang diperlukan adalah melakukan join bisnis kreatif ini dengan teman atau sahabat yang pandai menggambar dan mewarnai. Selain meringankan pekerjaan, juga bisa meningkatkan jumlah produksi, meski kerjasama dilandasi pertemanan, akan tetapi tetap harus dilakukan secara baik dan profesional dengan adanya pembagian keuntungan yang adil, sehingga tidak ada yang merasa ditipu atau dibohongi.

Meski terlihat sederhana, tapi prospek bisnis kaleng lukis ini sangatlah besar. Sebagai awal, pembuatannya bisa dengan cara custom, atau produk dikerjakan setelah ada pesanan sehingga produk jelas penjualannya. Namun, tentu saja produsen harus menyediakan contoh beberapa kaleng yang sudah dibuat terlebih dahulu sehingga calon konsumen pun tahu bagaimana kualitas gambar atau lukisan yang dibuat di atas kaleng.

Agar banyak peminatnya, gambar-gambar kaleng yang telah dibuat bisa diunggah di sosial media seperti facebook, twitter, atau instagram sehingga akan semakin luas sebaran pemesanannya, tak hanya lokal, namun bisa jadi hingga ke mancanegara.

Untuk meningkatkan pesanan, jangan lupa update gambar-gambar animasi yang sedang disukai oleh anak-anak, misalnya seperti kartun atau game yang sedang naik daun. Misalnya untuk saat ini gambar-gambar pokemon.

Kunci dari bisnis kreatif ini yang terpenting adalah semangat, tekad, dan tentu saja harus selalu berpikir kreatif serta bisa melihat segala peluang yang ada sehingga bisnis ini bisa terus berlanjut dan tidak berhenti di tengah jalan.

Be the first to comment on "Memulai Bisnis Kreatif dengan Barang Bekas"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*