Tips Memulai Bisnis Terkini Agen Travel Umroh dan Haji

Salah satu bisnis terkini yang sedang marak dan digandrungi adalah agen travel umroh dan haji. Semakin banyaknya orang yang ingin beribadah ke tanah suci memang membuat bisnis ini semakin menjamur. Dan berikut ini adalah tips untuk memulai bisnis agen travel umroh dan haji.

  1. Memberikan Fasilitas Berkualitas

Para calon jamaah yang akan mendaftar tentunya akan melihat dan memeprtimbangan fasilitas apa yang diberikan oleh agen travel selama perjalanan dan selama berada di Makkah dan Madinah. Supaya calon jamaah umroh puas dengan pelayanan, maka harus diberikan fasilitas terbaik serta berkualitas. Kontrol semua fasilitas yang akan diberikan pada jaamah umroh dan haji.

  1. Mengurus Legalitas Travel Umroh

Supaya bisnis terkini travel umroh dan haji yang didirikan mendapat kepercayaan dari para calon jamaah maka pemilik harus mengurus legalitas travel umroh tersebut. Apabila travel umroh tidak berijin, tentunya para calon jamaah akan ragu. Untuk mengurus legalitas, ada aturan Kementerian Agama Republik Indonesia yang harus dipenuhi, yaitu telah mendapat ijin dari kementerian yang bertanggungjawab di bidang wisata, yakni sudah beroperasi minimal dua tahun sebagai biro perjalanan wisata, mempunyai kemampuan teknis dalam hal penyelenggaraan  ibadah umrah seperti kesiapan SDM, manajemen, juga sarana dan prasarananya.  Mempunyai kemampuan finansial dalam penyelenggaraan ibadah umroh dan haji yang memiliki jaminan bank, mempunyai mitra biro dalam penyelenggaraan ibadah umrah dan haji di Arab Saudi yang sudah mendapatkan ijin resmi dari pemerinta Arab Saudi, mempunyai komitmen untuk melaksanakan perjalanan Ibadah Umrah yang sesuai dengan standar pelayanan minimum.

Baca Juga:Peluang Bisnis Terkini di Dunia Maya

Sedangkan untuk mendapatkan ijin sebagai PPIU, maka biro perjalanan wisata harus, 1. memperoleh ijin dari Direktur Jenderal PHU,  2. Pengelola harus beragama Islam, 3. Mendapatkan ijin  dengan melakukan permohonan pada Dirjen Umroh dan Haji dengan melampirkan: a. Surat rekomendasi dari Kepala Kanwil Provinsi, b. FC ijin usaha yang sudah dilegalisasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi atau Pemda setempat, c, memiliki sususan kepengurusan, d. Surat keterangan domisili, serta menyerahkan uang jaminan dengan nominal sebesar Rp 100 juta,-.

  1. Memberikan Pelayanan yang Baik

Pelayanan calon jamaah harus sebaik mungkin. Dengan pelayanan yang baik, maka calon jamaah akan yakin untuk menggunaan biro travel anda.

  1. Menjalin Kerja Sama dengan Muthawif

Muthawif merupakan petugas yang memberikan bimbingan ibadah kepada para jamaah umroh. Jalinan kerja sama ini sangatlah penting karena akan membuat pelayanan kepada para calon jamaah semakin baik. Pilih muthawif yang berpengalaman dan  mempunyai pengetahuan agam yang mumpuni.

Itulah beberapa tips dalam memulai bisnis terkini agen travel umroh dan haji. Pelayanan yang baik tentunya juga akan berpengaruh pada kualitas ibadah para jamaah, sehingga itu juga bisa menjadi pahala bagi pemilik biro atau travel penyelenggara.

Be the first to comment on "Tips Memulai Bisnis Terkini Agen Travel Umroh dan Haji"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*