Artikel Terbaru tentang Cara Mengirim Karya ke Media

Menjadi penulis bukanlah hal yang mudah, ada banyak proses yang harus dijalani, sslah satunya adalah dengan mengirimkan karya ke media untuk mengukur kemampuan diri saat bersaing dengan penulis-penulis lainnya. Dan berikut ini adalah artikel terbaru tentang cara mengirim karya ke media yang harus diterapkan agar tulisan bisa menembus media yang diidamkan:

Baca Media yang Dituju

Untuk memahami kriteria tulisan pada suatu media, maka terlebih dahulu penulis harus membaca karya-karya atau tulisan-tulisan di media tersebut. Pelajari tulisan-tulisan yang ada di media tersebut sehingga kita bisa memahami tulisan seperti apa yang disukai.

Sesuaikan Tulisan dengan Media

Dengan mempelajari media yang dituju, maka kita pun akan bisa memahami segmentasi dari media atau rubrik yang ada dalam media tersebut. Kita harus memahami betul media yang hendak dikirimi tulisan, apakah itu media sastra, media ekonomi, media remaja, media ibu-ibu muda atau media untuk anak-anak.

Baca Juga : Berita Terkini tentang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Perhatikan Syarat Tulisan

Seringkali sebuah tulisan tidak dimuat di media bukan karena tidak bagus, namun karena tidak memenuhi syarat tulisan di media tersebut. Oleh karena itu, sebelum mengirim tulisan, kita haruslah tahu berapa panjang tulisan yang dibutuhkan, jenis font serta ukuran font. Apabila tidak memahami syarat-syarat tulisan yang dituju, tak ada salahnya untuk bertanya kepada orang atau penulis yang tulisannya pernah dimuat di media tersebut.

Cari Momen

Sebuah media cetak biasanya akan memuat artikel terbaru atau tulisan terbaru yang berkaitan dengan momen yang sedang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, perhatikan dan peka terhadap momen dan isu yang sedang terjadi sangatlah penting agar tulisan kita dapat dimuat oleh media.

Perhatikan Etika Pengiriman

Jika media di masa dulu hanya menerima pengiriman tulisan lewat pos, maka di era digital ini pengiriman tulisan ke media sudah bisa melalui email. Akan tetapi, dalam pengiriman pun harus diperhatikan, ada kata pengantar yang ditulis di badan email. Selain itu sertakan pula nomor rekening, alamat, serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Hal ini dapat mempermudah pihak media untuk memberikan pemberitahuan atau mengirimkan honorarium ketika karya atau tulisan kita dimuat.

Jangan Plagiat

Plagiat sama dengan mencuri, plagiat di sini adalah menjiplak tulisan dan mengakui bahwa tulisan tersebut adalah karya kita. Sanksi hukum bagi plagiator di Indonesia memang belum jelas, akan tetapi sanksi plagiator di Indonesia sangatlah berat, selain dapat diblacklist oleh media, juga akan mendapat cap di masyarakat atau di kalangan penulis sebagai seorang plagiator, dan hal ini tentunya dapat menghambat bahkan dapat menghentikan karir seorang penulis.

Demikian artikel terbaru mengenai cara mengirimkan tulisan ke media. Apabila tulisan belum juga dimuat, jangan putus asa dan tetap harus terus belajar.

Be the first to comment on "Artikel Terbaru tentang Cara Mengirim Karya ke Media"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*