Saat Modifikasi Vespa Berbuah Nyinyiran: 7 Buah Onderdil Hikmah

Segolongan masyarakat boleh jadi menganggap modifikasi motor sebagai kegiatan yang tak lebih dari buang-buang uang. Tendensinya bisa lebih parah kalau ditujukan pada Vespa akibat banyak modifikasi Vespa ekstrem yang kurang fungsional, bahkan dianggap menyebabkan kemacetan akibat menghabiskan terlalu banyak ruang di jalan raya. Apalagi, kendaraan pun akan dianggap aneh manakala tampilannya jauh dari persepsi motor standar pabrik yang selama ini menempel di ingatan.

Padahal, hobi modifikasi motor juga banyak untungnya.

Perlu diketahui bahwa membuat kendaraan dengan skala industri mempunyai konsekuensi tersendiri; kendaraan dibuat secara generik demi memenuhi kebutuhan mayoritas orang. Akibatnya, banyak kendaraan buatan pabrik yang tidak bisa benar-benar memenuhi kebutuhan yang sifatnya spesifik.

Padahal, setiap pengendara motor pasti punya preferensi sendiri. Ada yang membutuhkan desain bagus ala motor A, namun dengan performa mesin layaknya motor B. Ada yang puas dengan performa motor B, tapi kecewa karena efisiensi bahan bakarnya tidak sebaik motor C, dan sebagainya.

Karena itu, membuat satu atau dua perubahan menjadi sebuah keharusan yang wajib dilakukan oleh setiap pemilik kendaraan. Apalagi, kita berada pada era yang konsumennya memiliki saturasi luas akan kebutuhan kendaraan mereka. Therefore, modification is a must!

Selain perkara kebutuhan, apa sih yang membuat seseorang mesti memodifikasi kendaraannya?

Kreativitas

Modifikasi pada dasarnya merupakan wujud ejakulasi kreativitas, apa pun wujudnya. Perkara mengapa kreativitas itu bisa muncul—apakah akibat ketidakpuasan, tuntutan kenyamanan, maupun ekspresi idealisme—adalah urusan lain. Apa pun penyebabnya, kreativitaslah buahnya.

Sebelum melakukan modifikasi pada kendaraan, kita akan memikirkan konsepnya. Pun, ketika konsep telah terbangun, kita akan kembali berpikir untuk mengakali keterbatasan-keterbatasan dalam pengerjaannya. Oleh sebab itu, berpikir kreatif mutlak diperlukan dalam modifikasi kendaraan.

Kepekaan

Kreativitas juga akan mengasah kepekaan kamu. Kalau sering menonton MotoGP, kamu pasti akan sadar bahwa perubahan sekecil apa pun, mulai dari perubahan setting mesin hingga pemilihan compound yang tepat untuk ban depan-belakang, akan mengubah proses balapan.

Rupanya, itu juga terjadi pada kehidupan kita sehari-hari. Mengubah tapak ban jadi lebih besar, misalnya, akan membawa “rasa” yang berbeda sehingga gaya berkendara boleh jadi akan terpengaruh.

Bila ban dianggap terlalu besar, coba tanyakan bagaimana perasaan pemilik motor karburator kala motor mereka ditangani oleh mekanik yang berbeda setiap servis ringan. Tangan yang berbeda akan membawa setting mesin yang berbeda. Walhasil, pilihannya ada dua; antara lebih nyaman dengan setting mesin (dengan akselerasi yang lebih baik) atau justru merasa kesal karena merasa mesin jadi semakin tidak enak daripada sebelumnya.

Itulah kepekaan.

Menambah wawasan otomotif

Banyak orang yang gagal dalam memodifikasi motornya karena kurangnya wawasan mereka atas kendaraan yang sehari-hari digunakan; hanya tahu keren, tetapi tidak memperhitungkan konsekuensi. Akhirnya, motor hasil modifikasi tidak sesuai harapan, bahkan dalam beberapa kasus, motornya tidak lagi bisa digunakan. Miris.

Modifikasi menuntut kita untuk memahami kendaraan sendiri secara lebih mendalam. Konsekuensinya, mencari referensi sebanyak-banyaknya wajib untuk kamu lakukan. Tentu saja kamu bisa bertanya kepada beberapa orang mekanik, bisa juga mencari referensi di YouTube.

Apalagi, modifikasi menuntut pemikiran yang menyeluruh. Satu bagian diganti, bagian lain yang tak diapa-apakan bisa saja terkena konsekuensinya. Akibat melupakan hal semacam ini, banyak modifikator pemula malah merusak motor dirinya sendiri, bahkan orang lain.

Modifikasi merupakan ilmu yang berkembang. Semakin sering kamu berkutat dengan kendaraan kesayangan, semakin banyak pengetahuan baru yang bakal kamu dapatkan.

Kabar baiknya, jika suatu hari ada orang yang belum mengerti cara merawat kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor, pengalaman modifikasi kamu bisa membantumu untuk memberi masukan yang jelas kepada mereka.

Kendaraan akan lebih keren

…di mana keren di sini bersifat relatif. Sangat relatif.

Modifikasi adalah seni. Seni itu bisa dilatih. Tujuannya, agar kualitasnya semakin baik. Namun, meskipun sudah mencapai tahap baik, namun tetap saja seni mempunyai sifat tersendiri: subjektif.

Betul sekali, modifikasi bisa membuat kendaraan menjadi keren, apalagi kalau kendaraan itu termasuk “sepuh” akibat terlalu sayangnya kamu dengannya. Jelas bakal ada kepuasan batin kala kamu berhasil memodifikasinya dengan baik. Indikatornya, kendaraan jadi makin keren.

Namun, kamu juga harus ingat bahwa keren itu bersifat relatif. Modifikasi vespa yang kita sudah bicarakan di awal, misalnya, dianggap sangat keren bagi pemiliknya. Tetapi di mata orang lain, bisa saja karya seni itu dianggap sebagai onggokan besi berjalan yang bikin macet jalan raya.

Jadi, banggalah dengan hasil modifikasi kendaraanmu, namun terimalah dengan lapang dada apabila ada orang yang punya pandangan berbeda denganmu.

Membuat kendaraan lebih aman dikendarai

Ya, modifikasi seharusnya membuat kendaraan lebih aman dikendarai. Modifikasi pada ban motor dengan cara melebarkan tapaknya seharusnya ditujukan agar keselamatan berkendara meningkat karena wilayah cengkeraman ban motor semakin luas. Modifikasi rem dengan cara mengganti rem tromol dengan cakram berpiring besar harusnya membuat kinerja pengereman jadi maksimal, meskipun tentu saja ada “efek samping” berupa motor jadi makin keren.

Seharusnya begitu.

Sayangnya, tak semua orang punya pemahaman yang sama pada poin ini. Alih-alih memikirkan keselamatan, modifikasi sering kali hanya ditujukan untuk membuat kendaraan lebih enak dilihat semata. Kenyamanan dikorbankan, apalagi keselamatan. Padahal, dana yang dikeluarkan bisa jadi tidak sedikit.

Begitu terjadi kecelakaan, modifikasi pun disalahkan. Padahal, modifikasi seharusnya terus mengingat aspek keselamatan.

Bikin lebih sayang dengan kendaraan

Poin ini sepertinya tidak bisa ditawar lagi. Keinginan modifikasi sebenarnya berawal dari kepedulian atas kendaraan yang kita tunggangi. Kita peduli karena ingin membuatnya lebih nyaman dipakai. Kita peduli karena ingin membuatnya tampil beda. Kita peduli karena ingin motor kita lebih keren. Karena itulah, modifikasi dilakukan.

Modifikasi akan membuat sebuah kendaraan mewakili kepribadian kamu. Kendaraan kamu adalah refleksi dirimu sendiri.

Oleh karena itu, tentu saja modifikasi bikin kamu lebih sayang dengan kendaraanmu sendiri. Ada bibit kepedulian yang ditanam di situ.

Lebih pandai mengatur uang

Ini udah sunnatullah modifikasi: setiap modifikasi pasti memerlukan biaya. Tak jarang, untuk bisa memodifikasi kendaraan hingga ke titik ideal, kita menabung berbulan-bulan. Pemasukan yang diterima setiap bulan pun dikelola dengan sangat hati-hati. Dengan demikian, skill mengatur pengeluaran pun semakin terasah. Kita jadi semakin dewasa dalam mengatur keuangan pribadi. Semuanya berawal dari modifikasi.

Lantas, bagaimana yang terjadi justru sebaliknya? Bagaimana kalau modifikasi motor malah bikin kita terus menerus minta duit orang tua?

Let me tell you this: akan sangat cengeng dan menjijikkan sekali rasanya bila kita harus meminta uang pada orang tua untuk memodifikasi tunggangan sendiri.

Sederhananya, modifikasi adalah hobi yang menimbulkan kepuasan batin. Nah, apakah batin masih tetap puas bila proses modifikasi harus menyusahkan orang tua, apalagi jika kondisi orang tua tergolong kurang mampu?

Jika jawabannya “ya”, maka pertanyakan kembali kedewasaan kalian. Itu adalah sesuatu yang menyedihkan.

Kalau memang sudah dewasa, kamu seharusnya tidak akan menghabiskan uang hanya untuk kendaraan kamu. Masih banyak kebutuhan lain yang mesti dipenuhi, apalagi jika kamu sudah berkeluarga.

Bukan hanya berhemat, kamu juga akan dituntut lebih detail untuk setiap pengeluaran. Hal ini diwajibkan sebab kamu mesti melakukan perawatan rutin demi menjaga kondisi kendaraan.

Pada akhirnya, hobi harusnya selalu membawa kita menjadi lebih baik. Bila yang terjadi adalah sebaliknya, jangan heran kalau modifikasimu justru berbuah nyinyiran.

 

Sumber: https://review.bukalapak.com/auto/7-alasan-manfaat-hobi-modifikasi-mobil-motor-parjo-2018-20647

Be the first to comment on "Saat Modifikasi Vespa Berbuah Nyinyiran: 7 Buah Onderdil Hikmah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*