Mengenal Manfaat dan Efek Samping Dari Terapi Bekam

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Dari Terapi Bekam

Bila Anda sering melakukan pengobatan alternative, tentunya sudah tidak asing lagi dengan terapi bekam. Terapi ini merupakan salah satu pengobatan alternatif paling tua dan diyakini bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Cara kerja penyakit ini cukup sederhana, yakni dengan menggunakan beberapa mangkuk kecil yang ditaruh di atas kulit lalu dipanaskan agar kulit Anda menjadi terisap.

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Dari Terapi Bekam

Mereka yang mendukung terapi ini yakin jika isapan dengan mangkuk tersebut bisa memperlancar aliran darah sehingga mampu mendorong penyembuhan sejumlah penyakit. Sayangnya, komunitas kedokteran barat meragukan klaim kesehatan ini.

Manfaat kesehatan dari terapi bekam

Terapi bekam tidak hanya terkenal di kalangan masyarakat biasa saja. Bahkan artis dunia sekelas Gwyneth Paltrow, Jennifer Anniston, Victoria Beckham sampai petenis Andy Murray pernah memilih terapi akupuntur ini untuk mengatasi gangguan kesehatan yang mereka alami.

Salah seorang ahli akupuntur dari Inggris bernama Ian Stones mengungkapkan jika terapi bekam ini bisa membuat aliran darah dan energi bergerak menuju berbagai area tubuh untuk memulai proses penyembuhan. Tak hanya itu saja, terapi ini juga memiliki kemampuan dalam membantu orang dengan kondisi tubuh yang sedang sakit ringan, seperti flu. Pasalnya, pengisapan yang diandalkan pada terapi ini mampu menghentikan penetrasi flu lebih jauh ke dalam sistem kekebalan tubuh.

British Cupping Society bahkan mengungkapkan jika Anda akan mendapatkan beberapa manfaat kesehatan setelah melakukan terapi ini. Meskipun tidak diperkuat dengan studi kedokteran, namun mereka menegaskan bahwa terapi ini bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti gangguan darah anemia, penyakit rematik, masalah kulit dan bahkan tekanan darah tinggi. Menariknya, bekam juga bisa mendorong mental dan relaksasi fisik seseorang.

Efek samping terapi bekam

Meski terapi bekam ini relatif aman untuk dilakukan, apalagi jika dilakukan oleh orang yang profesional dan ahli di bidangnya, namun bukan berarti tidak memiliki efek samping. Gejala efek samping akan dirasakan berbeda-beda setiap orang, tapi pada umumnya efek yang bisa Anda rasakan setelah melakukan efek ini adalah tubuh menjadi sedikit tidak nyaman, kulit menjadi sedikit terasa terbakar, memar pada kulit dan bahkan ada yang mengalami infeksi kulit. Untuk itu, sebelum memutuskan melakukan terapi ini, sebaiknya kenali dulu efek samping tersebut.

Siapa yang tidak boleh melakukan terapi bekam

Sebenarnya, terapi bekam ini tidak cocok diterapkan pada beberapa orang yang memiliki kondisi tubuh tertentu. British Cupping Society mengungkapkan bahwa ada beberapa kelompok yang sebaiknya menghindari terapi ini, mereka adalah wanita yang sedang hamil atau dalam masa menstruasi, orang yang mengidap kanker metastatic dan orang yang mengalami patah tulang atau kejang otot.

Bagian tubuh yang tidak boleh dibekam

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan terapi bekam, maka pastikan terapis  Anda tidak melakukan bekam pada beberapa bagian tubuh yang memiliki borok, arteri, degup nadi yang bisa dirasakan dan thrombosis pembuluh darah yang dalam.

Be the first to comment on "Mengenal Manfaat dan Efek Samping Dari Terapi Bekam"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*