Segi Positif dan Negatif Alternatif Pengobatan Tradisional Terapi Bekam

Segi Positif dan Negatif Alternatif Pengobatan Tradisional Terapi Bekam

Kesehatan merupakan harta yang tak terhingga untuk manusia. Dengan badan dan jiwa yang kuat, orang akan bisa meraih impiannya dan melakukan apa yang diinginkan. Sebaliknya jika seseorang mengidap penyakit maka apa yang dimiliki serasa tak ada artinya. Untuk itu, apapun cara pengobatan akan dilakukan agar mendapatkan kembali badan yang sehat seperti sediakala. Dewasa ini, selain pengobatan secara medis, terdapat beberapa jenis pengobatan alternatif yang diusahakan masyarakat untuk sembuh dari berbagai jenis penyakit. Salah satu jenis pengobatan alternatif yang banyak dilakukan adalah terapi bekam yang bisa dilakukan sendiri ataupun dengan bantuan tenaga ahli.

 Segi Positif dan Negatif Alternatif Pengobatan Tradisional Terapi Bekam

Bekam awalnya merupakan terapi tradisional namun sekarang ini sudah dibuat perlengkapan bekam yang lebih modern sehingga mudah digunakan oleh siapa saja. Tehnik membekam adalah dengan menutup kulit dengan mangkuk tertentu kemudian menghisap udaranya sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Cara tradisional dahulu adalah dengan menggunakan mangkuk panas untuk melancarkan aliran darah. Peletakan mangkuk disesuaikan dengan lokasi titik tertentu yang sesuai dengan kondisi medis seseorang. Cara tradisional ini dipercaya bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti:

  • Gangguan darah.
  • Rematik.
  • Gangguan kesuburan.
  • Masalah kulit.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Dll.

Terapi bekam bukan hanya digunakan oleh masyarakat biasa saja, para pesohor internasional seperti Jenifer Anniston, Gwyneth Patrow hingga istri pesepak bola David Bechkam juga menggunakannya untuk menjaga kesehatan. Meski begitu, pakar medis masih belum memberikan penilaian positif terhadap terapi ini karena dianggap tidak memiliki hasil yang signifikan terhadap perubahan suatu penyakit. Tehnik bekam hanya dianggap efektif sebagai pelengkap cara tradisional lain yaitu akupuntur.

Meski belum diakui secara medis, terapi ini terbukti meredakan beberapa penyakit seperti nyeri punggung, rematik, flu, mengatasi masalah peredaran darah, penyakit kulit akibat menumpuknya kotoran dan sebagai terapi relaksasi dan mengurangi selulit. Kelebihan lainnya adalah banyaknya alat bekam yang saat ini dijual bebas sehingga bisa digunakan oleh masyarakat umum dengan leluasa. Akan tetapi pastinya untuk memberikan manfaat kesehatan yang nyata, pengguna alat bekam ini juga harus memiliki pengetahuan khusus setidaknya untuk mengetahui titik mana yang harus dipasangi mangkuk agar mendapatkan hasil efektif.

Dari berbagai pengalaman, terapi bekam juga bisa memberikan efek negatif terutama jika digunakan oleh wanita hamil, orang dengan patah tulang atau kejang otot dan penderita kanker yang sudah menyebar ke organ lainnya. selain itu, ada titik-titik krusial dimana di titik tersebut tak boleh dilakukan bekam seperti pada nadi yang terasa, borok atau tempat luka dan pembuluh arteri. Jika Anda ingin menggunakan terapi ini sebagai alternatif pengobatan, sebaiknya melakukan konsultasi dengan ahlinya terlebih dahulu agar aman dan berkhasiat.

Be the first to comment on "Segi Positif dan Negatif Alternatif Pengobatan Tradisional Terapi Bekam"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*