Tips Hindari Penyakit Kulit Karena Penggunaan Kosmetik

Tips Hindari Penyakit Kulit Karena Penggunaan Kosmetik

Kosmetik pada dasarnya difungsikan untuk membuat tubuh dan wajah menjadi lebih menarik dan sehat. Namun ada kalanya penggunaan produk kecantikan ini malah menyebabkan berbagai penyakit kulit. Macam penyakitnya bisa berbeda, berdasarkan pada tingkat keparahan dan gejalanya. Ada yang disebabkan oleh penyebab yang spesifik, ada juga yang memiliki sifat genetis. Di beberapa kasus, seseorang bisa mengalami gangguan kulit karena penggunaan produk ini. gejala ini bisa terjadi dalam waktu singkat, atau malah bertahun-tahun.

Tips Hindari Penyakit Kulit Karena Penggunaan Kosmetik

Jenis Reaksi Penyakit Kulit

Penyakit kulit ini bisa dikategorikan dalam 2 reaksi yakni gangguan dematitis kontrak, secara langsung dapat menyebabkan kerusakan kulit ketika menggunakan produk kecantikan tertentu. Gejala yang ditimbulkan seperti melepuh, kulit gatal, lecet dan perih. Reaksi lainnya adalah karena gangguan sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, bengkak, gatal. Gejala ini terlihat di wajah, telinga dan leher.

Reaksi alergi atau iritasi memang jarang bisa dibedakan dengan cepat. Ada kalanya seseorang bisa mengalami kombinasi dari kedua gangguan tersebut. Macam-macam penyakit kulit karena gangguan penggunaan produk kecantikan biasanya disebabkan karena kandungan pewangi dan pengawetnya. Reaksi kulit bisa dikarenakan oleh berbagai macam produk seperti sabun, sampo, makeup, hingga pewarna rambut.

Cara Meminimalkan Risiko Penyakit Kulit

Sebetulnya, berbagai penyakit kuit yang disebabkan oleh kosmetik bisa mereda dengan sendirinya. Tetapi, untuk menghindari akibat yang serius, lebih baik menghindari serta mencegah produk kecantikan yang berisiko dengan beberapa cara, seperti:

  • Hati-hati menggunakan produk dengan label tidak menyebabkan iritasi atau alergi. Karena, produk yang memiliki label demikian tak menjamin jika produk tersebut memang tak menyebabkan gangguan kulit.
  • Untuk mengurangi risiko penyakit kulit dari penggunaan parfum, gunakan parfum di pakaian, bukan di kulit. Agar semakin aman, utamakan produk yang tak memiliki kandungan bahan pewangi.
  • Pilih produk yang memiliki kandungan bahan kimia paling sedikit, agar bisa mencegah reaksi alergi.
  • Jangan gunakan produk yang diduga menjadi pencetus gangguan kulit.
  • Jika terjadi peradangan yang berlebihan, Anda bisa menggunakan hydrocortisone. Krim ini dijual secara bebas serta bisa membantu peradangan. Namun, hindari menggunakannya di wajah tanpa melakukan konsultasi lebih lanjut pada dokter.

Biasanya, kita menggunakan kosmetik sesuai dengan produk yang direkomendasikan teman, atau ada orang yang sudah mereviewnya. Padahal, produk yang digunakan satu orang dan dianggap aman belum tentu bisa bereaksi sama dengan orang lain. Bila Anda merasa ragu, Anda bisa melakukan pengetesan dengan cara mengoleskan produk ke salah satu bagian tubuh, contohnya seperti di lipatan siku. Setelah itu, tunggu reaksinya 2 hingga 3 hari agar bisa memastikan reaksinya di kulit. Hindari meneruskan menggunakan produk kecantikan bila kulit terlihat bengkak, terasa gatal, memerah dan melepuh.

Be the first to comment on "Tips Hindari Penyakit Kulit Karena Penggunaan Kosmetik"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*