Handphone Lenovo RAM A6000 Anda Lemot? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lenovo A6000

Lenovo A6000 merupakan salah satu dari jajaran handphone Lenovo yang dibanderol dengan harga sekitar 1,5 jutaan di gerai handphone maupun situs belanja online. Smartphone ini telah dilengkapi dengan akses internet 4G, processor Quad-Core 1.2 GHz, Qualcomm Snapdragon 410 dengan RAM sebesar 1 GB. Meski spek-nya sudah cukup canggih, tetap saja ada kendala yang dialami para pengguna Lenovo A6000, salah satunya adalah pengoperasiannya yang lambat alias lemot. Masalah mengenai kinerja smartphone yang sering lag (lambat) atau tiba-tiba hang atau mati memang sering dialami para pengguna smartphone dengan RAM di bawah 1 GB.

Tentu Anda merasa bingung, apa sajakah yang menjadi penyebab kendala kinerja ponsel Android yang melambat. Berikut ini beberapa alasannya:

Lenovo A6000

1. Penyimpanan internal (internal memory) penuh.
Sama halnya seperti komputer, smartphone juga memerlukan ruang bebas pada penyimpanan internal agar dapat berjalan dengan lancar. Aplikasi yang Anda install mungkin bisa saja masih cukup di ruang penyimpanan internal namun pikirkan juga bahwa dari ke hari, ukurannya akan semakin meningkat, terutama karena file yang ada di dalamnya. Saat penyimpanan internal Anda penuh, baik karena aplikasi, foto, video dan file lainnya yang tersimpan, segera pindahkan ke dalam MicroSD (penyimpanan eksternal), dengan cara ini dianggap cukup efektif mengosongkan memori internal.

2. Masalah pada RAM.
RAM (Random Access Memory) merupakan memori yang gunanya adalah untuk membaca dan mengoperasikan aplikasi. Semakin kecil RAM yang dimiliki oleh suatu ponsel maka akan semakin berkurang performanya pada saat melakukan multitasking atau membuka beberapa aplikasi sekaligus, jangankan menjalankan beberapa aplikasi, RAM yang terlalu kecil juga terkadang akan membuat handphone Lenovo A6000 Anda terasa berat saat membuka aplikasi yang ukurannya cukup besar (contoh: BBM, Line, Instagram, game dan lain-lain). Cara mengatasinya adalah dengan menginstal aplikasi pembersih RAM (CC Cleaner, dan sebagainya).

3. Cache yang ada pada aplikasi.
Setiap pengguna smartphone Android akan selalu mendownload atau menginstal berbagai aplikasi. Semakin banyak aplikasi yang diinstall dan dijalankan, maka cache (sampah) yang dihasilkan juga akan semakin menumpuk. Secara tidak Anda sadari, cache ini dapat menghabiskan memori internal Anda dan membuat ukuran aplikasi semakin besar sehingga semakin berat dijalankan. Cara untuk mengatasinya adalah dengan membuka application manager yang ada di menu Setting lalu buka aplikasi satu persatu, lalu tekan tombol “bersihkan cache/clear cache”.

Maka secara otomatis, cache atau sampah yang menumpuk pada aplikasi akan segera langsung terhapus dan menyisakan ruang pada memori internal sehingga performa Lenovo Anda akan kembali normal.

4. Versi Android yang tidak support.
OS Android pada beberapa smartphone memang kompatibel untuk dilakukan pembaharuan sesuai dengan ketentuan pabrikannya. Namun memaksakan update OS Android sementara smartphone Lenovo A6000 Anda tidak support misal Android versi 6.0 maka yang terjadi bukannya performa ponsel jadi lebih baik malah akan semakin lemot.

Jika Anda merasa cara di atas masih cukup ribet untuk dilakukan, sebenarnya masih ada cara lain yang lebih praktis yang bisa Anda gunakan untuk membuat handphone Lenovo A6000 Anda atau Lenovo lainnya yang RAM-nya di bawah 2 GB adalah dengan cara meng-uninstall beberapa aplikasi yang tidak terlalu penting atau bisa juga dengan menyetel ulang ke setelan pabrikan. Meski cara yang terakhir tidak disarankan karena akan menghilangkan seluruh file Anda yang ada di memori internal, namun cara ini cukup ampuh mengembalikan performa Lenovo seperti semula.

Be the first to comment on "Handphone Lenovo RAM A6000 Anda Lemot? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*