Dari Berbagai Macam Jenis Vaping, Mana yang Terbaik?

Dari Berbagai Macam Jenis Vaping, Mana yang Terbaik?

Vaping atau rokok elektrik belakangan ini memang sedang naik daun di kalangan orang dewasa atau pun anak muda. Rokok elektrik ini memberi berbagai macam pilihan rasa yang bisa dinikmati. Selain rasanya yang bisa dipilih, Anda juga dapat memilih jenis alat pemanas yang dipergunakan untuk memanaskan cairan vape. Banyak jenis alat yang diperjual belikan untuk memenuhi hasrat pengguna rokok elektrik. Pilihannya pun tersedia dalam berbagai macam ukuran dan bentuk. Berikut berbagai macam jenisnya:

Dari Berbagai Macam Jenis Vaping, Mana yang Terbaik?

Pen

Vaping jenis pen memiliki bentuk seperti pulpen. Sesuai dengan nama yang dimiliki. Alat ini adalah vaporizer yang mempunyai bentuk terkecil dan dapat dibawa kemana pun. Bentuk pen ini bisa menghasilkan uap dengan memanaskan cairan.  Untuk memanaskan elemen ini, vaporizer pen memerlukan baterai untuk energi. Baterai dapat diisi ulang, baterai ini memiliki kekuatan yang mencapai 1300 mAh.

Ada dua jenis elemen pemanas yang dapat dipilih untuk memanaskan cairan, seperti:

  • Atomizer. Elemen pemanas ini untuk memanaskan cairan yang memiliki kandungan nikotin, atomizer harus diganti bila panas yang dihasilkan sudah berkurang dari segi kualitasnya, karena rasa vape menjadi kurang enak.
  • Cartomizer. Ini adalah kombinasi dari atomizer dan cartridge. Di pengaturan ini, komponen yang dipanaskan akan bersentuhan secara langsung dengan pemanas.

Portable

Vaping jenis portable ini dikenal sebagai handheld vaporizer. Bentuk vape ini lebih besar jika dibandingkan dengan pen, tetapi vape ini dapat dibawa kemana saja seperti vape pen. Meskipun berukuran lebih besar dibandingkan dengan jenis pen, vape portable ini masih bisa masuk ke kantung. Tak jauh berbeda dengan vape pen, vape portable ini juga memiliki komponen elemen pemanas serta baterai. Tetapi pada jenis ini, cairan tidak berkontak langsung dengan elemen pemanas, sehingga memberikan rasa yang lebih baik dan asap yang cenderung lebih sedikit. Baterai yang dimiliki jenis portable biasanya bisa bertahan 2 hingga 3 jam.

Untuk uap yang dihasilkan vaping, bergantung dari daya baterai tersebut. Seberapa banyak elemen pemanas di otomizer, biasanya 0,5 Ohm sudah optimal untuk bisa menghasilkan panas. Sedangkan, komposisi dalam cairan, jika semakin tinggi kadarnya, akan semakin banyak uap yang dapat dihasilkan.  Tetapi, panas tinggi yang dapat dihasilkan alat bisa meningkatkan risiko alat ini meledak.

Vape Desktop

Beda dengan jenis pen dan portable, jenis dekstop ini memiliki bentuk yang lebih besar serta tidak bisa dibawa kemana pun. Jenis desktop ini hanya dapat digunakan di rumah dan di sebuah tempat. Jenis desktop juga memerlukan permukaan yang datar agar bisa menempatkannya. Untuk jumlah energi yang dibutuhkan, vaping desktop memerlukan jumlah energi yang konstan agar bisa berjalan dengan baik.

Pasokan energi dibutuhkan agar ia bisa menghasilkan panas secara maksimal dan rasa yang tajam. Panas yang konstan ini juga bisa menghasilkan uap yang lebih banyak dibandingkan dengan yang lain.

Be the first to comment on "Dari Berbagai Macam Jenis Vaping, Mana yang Terbaik?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*