Ulasan Seputar Biaya Haji Beserta Asuransinya yang Harus Anda Ketahui

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pengiriman jamaah paling banyak di dunia. Indonesia mengirim 200 ribu jamaah haji tiap tahunnya, tetapi di tahun 2013 terjadi pemangkasan kuota hingga 20% karena renovasi di Masjidil haram. Tetapi, sekarang Raja Salman mengabulkan permintaan Indonesia sehingga mengembalikan kuota seperti awal, yaitu 200 ribu jamaah per tahun. Untuk biaya haji sendiri, biaya memang semakin naik. Untuk haji reguler dibutuhkan Rp 34 jutaan, dengan masa tunggu maksimal 17 tahun, sedangkan untuk haji plus memiliki biaya kurang lebih Rp 127 jutaan dengan masa tunggu 7 hingga 8 tahun. Namun, apakah Anda mengetahui selain biaya yang harus disiapkan, Anda juga harus memahami asuransi haji untuk bentuk perlindungan?

Asuransi haji adalah bentuk perlindungan finansial pada jamaah haji terhadap resiko yang mungkin terjadi. Biasanya asuransi haji ini termasuk dalam komponen biaya yang dibayarkan. Artinya, besaran biaya yang dibayarkan untuk menunaikan ibadah haji telah termasuk biaya asuransi yang berada di dalamnya. Hampir seluruh produk asuransi haji dijual sepaket dengan perjalanan, entah haji reguler atau pun plus. Asuransi juga termasuk dalam asuransi jiwa yang memberi perlindungan pada jamaah yang meninggal dunia atau kecelakaan, selain itu asuransi juga memberi perlindungan pada jamaah yang mengalami cacat.

Umumnya, produk asuransi haji ini sudah termasuk dalam biaya haji yang dijual di pasar dengan bentuk tabungan. Sehingga, ketika Anda mengikuti program tabungan haji, secara otomatis Anda sudah terdaftar dalam asuransi haji. Dalam hal ini, Anda dapat memastikan secara langsung ketika membuka rekening tabungan haji. Pilih produk yang sesuai dengan tabungan serta kebutuhan Anda. selain itu, pahami prosedur serta lakukan perbandingan.

Perlindungan yang diberikan oleh asuransi ini seperti keselamatan selama mengikuti ibadah haji, mulai dari berangkat hingga kembali. ringkasan kegiatan yang dilindungi seperti berangkat dari rumah menuju embarkasi, berada di embarkasi, berangkat ke badar udara, berangkat ke Jeddah, selama berada di Mekah serta Madinah, Mabit ketika di Mina dan Muzdalifah, Lempar Jumroh, Tawaf, Sai’, Wukuf, kembali ke Jeddah, berangkat ke bandara, kembali sampai di Indonesia.

Lantas, berapa premi asuransi ini? pembayaran premi di tiap perusahaan berbeda, sesuai ketentuan yang dimiliki perusahaan, untuk perusahaan yang sudah bekerja sama dengan penyedia tabungan biasanya asuransi sudah berada di biaya hajiPremi akan berbeda nilai bergantung dari tabungan yang Anda pilih. untuk pengajuan klaim, biasanya diurus oleh keluarga jamaah haji. Oleh sebab itu baik jamaah haji atau pun keluarga harus mengetahui cara melakukan klaim. Hal pertama yang bisa dilakukan ialah mengumpulkan berkas. Berkas yang dibutuhkan bergantung pada perusahaan asuransi. Setelah semua berkas terkumpul, Anda bisa menyerahkan berkas ke perusahaan.

 

Be the first to comment on "Ulasan Seputar Biaya Haji Beserta Asuransinya yang Harus Anda Ketahui"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*